Gunung Kopi terinspirasi dari keresahan sekelompok Pemuda di Desa Pagergunung Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang yang merasakan prihatin dengan nasib para Petani dan pekebun Kopi yang kurang peduli dengan cara perawatan dan pengolahan kopi yang menyebabkan rendahnya pendapatan dari tanaman kopi sebagai Sumber Penghasilan.

Sejak berdirinya Gunung Kopi, para pekebun kopi dituntut agar lebih peduli dengan cara penanaman, pemupukan, pemilihan biji kopi, penemuran, penyimpanan dan pemrosesan kopi. Diharapkan dengan dicetuskannya Gunung Kopi, masyarakat petani dan pekebun kopi dapat meningkatkan pendapatan dari kopi yang dikelola dengan lebih baik dan dijual dengan cara yang lebih modern